Penyakit Yang Bersifat Symptomatis dan Kausal

https://smkfarmasi.guruindonesia.id/
Penyakit Yang Bersifat Symptomatis dan Kausal

smkfarmasi.guruindonesia.id
- Ada 2 jenis sifat penyakit yang sudah disepakati oleh para ahli, yaitu yang bersifat Symptomatis dan yang bersifat Kausal. Apa saja yang dimaksud dengan kedua sifat penyakit ini? Berikut adalah penjelasan dari Penyakit yang Bersifat Symptomatis dan Kausal.

A. Penyakit yang Bersifat Symptomatis


Penyakit yang bersifat symptomatis adalah penyakit yang berdasarkan dari gejala yang ditimbulkan dengan ciri-ciri khusus pada kondisi awal perjalanan penyakit. Penyakit adalah suatu keadaan dimana tidak ada keseimbangan antara agent, host dan environment. Sedang gejala penyakit adalah ciri-ciri yang timbul pada kondisi awal perjalanan penyakit.

1. Nyeri

a. Nyeri kepala, disebabkan oleh ketegangan otot, migraine, hipertensi, stroke, tumor otak atau meningitis.

b. Nyeri perut, disebabkan oleh penyakit pada rongga perut. Penyakit-penyakit pada rongga perut antara lain:
- Lambung misalnya tukak lambung, kanker lambung, gastritis akut.
- Usus, misalnya radang usus, kanker usus, tuberkulosa usus, usus bantu.
- Saluran empedu, pada penyakit batu empedu atau radang saluran empedu.
- Kelenjar pancreas, pada pancreatitis akut atau kronis.
- Saluran kencing, misalnya pada karsinoma ginjal, penyumbatan saluran kemih.
- sistim genitalia perempuan, misalnya keguguran, tumor rahim.

Ada beberapa macam nyeri diantaranya:

a. Sakit kepala yang diakibatkan oleh pelebaran atau penyempitan pembuluh darah intra atau ekstra cranial. penyebab sakit kepala diantaranya akibat ketegangan otot, migraine, hipertensi, stroke, trauma, meningitis dan demam.

b. pusing atau vertigo adalah suatu perasaan bergerak dengan atau tanpa putaran pada waktu penderita diam atau tidak bergerak. Penyebab pusing atau vertigo adalah penyakit telinga kronis, multiple schlerosis, pengaruh toksis dari beberapa obat.

c. sakit punggung bagian bawah dan tungkai dapat disebabkan suatu keadaan umum tertentu seperti kelelahan, ketegangan, kegemukan, menstruasi dan hamil.

d. Sakit perut dapat ditimbulkan oleh penyakit pada bagian organ perut, seperti kolik yaitu sakit melilit berupa suatu kejona dengan rasa sakit dari bagian tubuh yang berongga seperti usus besar dan lain-lain.

e. Sakit di dada berasal dari berbagai macam organ tubuh seperti jantung, paru-paru dan tulang belakang.

f. Sakit tenggorakan disebabkan adanya infeksi pada pharink dan tonsil serta merupakan gejala dini dari beberapa penyakit menular seperti influenza, diphteri, pilek, sifilis dan lain-lain.

g. Sakit di muka, dapat disebabkan oleh penyakit gigi, hidung, tenggorok, mata, saraf dan lain-lain.


2. Demam

Yaitu bila suhu tubuh lebih dari 37⁰C. Penyebab demam antara lain: 

a. Infeksi bakteri, virus atau protozoa misalnya malaria, influenza, tuberkulosa.

b. Neoplasma/kanker misalnya leukimia, Hodgkin (kelenjar limpa).

c. Reaksi hipersensitif bila alergi obat atau penyuntikan vaksin.

d. Gangguan peredaran darah pada pasien infark jantung atau paru-paru.

e. Gangguan pada gigi dan lain-lain.


3. Diare

Adalah buang air sering dengan konsistensi cair merupakan gejala dari :

a. Infeksi bakteri tipus, kolera atau disentri.

b. Infeksi parasit misalnya cacing.

c. Efek samping obat pencahar, antibiotik.


4. Sembelit

Dapat disebabkan oleh satu faktor atau beberapa faktor yang bekerja bersama-sama seperti halnya proses menua dan keadaan kurang makan/minum. Sembelit disebabkan oleh:

a. Hipertiroid.

b. Gangguan mental seperti depresi, keterbelakangan mental atau ketuaan.

c. Penyakit organis misalnya karsinoma kolon, wasir.

d. Efek samping obat antara lain morfin, opium, atropine, belladona.


5. Batuk

Merupakan reflek yang bertujuan untuk membersihkan saluran nafas dari semua hambatan. Batuk disebabkan oleh:

a. Rangsangan pada selaput lendir saluran nafas misalnya rokok, udara kotor, menghirup uap/gas yang merangsang.

b. Penyakit menular antara lain influenza, batuk rejan.

c. Penyakit pada saluran pernapasan yaitu bronchitis kronis, kanker larynx, sinusitis kronis, tuberkulosa larynx.

d. Penyakit paru-paru misalnya TBC paru, pneumonia, asma.

e. Penyakit jantung, pada gagal jantung terjadi ekskresi secret yang berlebihan.


6. Muntah-muntah

Penyebab dari muntah-muntah adalah: 

a. Penyakit perut: tukak lambung, usus bantu, batu ginjal, kanker lambung, penyumbatan usus.

b. Infeksi: keracunan makanan, meningitis, batuk rejan.

c. Penyakit pada susunan saraf pusat: tumor otak.

d. Mabuk perjalanan.

e. Penyakit ginjal, kencing manis, alergi obat/keracunan makanan.

Terapi simptomatis ditujukan untuk menghilangkan atau meringankan gejalanya dan terapi selanjutnya untuk menghilangkan sumber/penyebab penyakitnya serta mempercepat penyembuhan dan mencegah komplikasi lebih lanjut.

B. Penyakit yang Bersifat Kausal


Penyakit yang bersifat Causal adalah penyakit yang ditimbullkan oleh suatu sebab tertentu misalnya karena terjadinya infeksi oleh jasad renik atau oleh suatu sebab lain yang bersifat spesifik.

Contoh penyakit dan penyebabnya:

1. Bacil mycobacterium tuberculosa adalah benih penyakit yang spesifik untuk penyakit tubercolosis (TBC)

2. Plasmodium falcifarum adalah parasit bersel tunggal yang menyebabkan timbulnya penyakit malaria tropika.

3. Karena pengaruh zat karsinogen, sekelompok sel mendadak menjadi liar, memperbanyak diri secara pesat memusnahkan jaringan di sekitarnya sehingga timbul pembengkakan atau benjolan yang disebut tumor.

Terapi kausal adalah pengobatan yang ditujukan kepada penyakit yang diketahui dengan pasti penyebabnya.

Mudah-mudahan Pembahasan tentang Penyakit Yang Bersifat Symptomatis dan Kausal dapat bermanfaat untuk kita semua. Penulis berharap kritik dan saran apabila ada kesalahan dalam penulisan di artikel maupun makna dalam artikel.

0 Response to "Penyakit Yang Bersifat Symptomatis dan Kausal"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel