Sejarah Perkembangan Obat

https://smkfarmasi.guruindonesia.id/
Sejarah Perkembangan Obat 

smkfarmasi.guruindonesia.id
- Obat didefinisikan sebagai senyawa zat, baik kimiawi, hewani maupun nabati, yang digunakan dalam dosis yang tepat untuk menyembuhkan, meringankan atau mencegah penyakit berikut gejala-gejalanya, juga untuk mendiagnosa penyakit/gangguan, atau menimbulkan suatu kondisi tertentu, contoh membuat seseorang menjadi infertil atau melumpuhkan otot sementara selama pembedahan. 

Kebanyakan obat yang digunakan dimasa lampau adalah obat yang berasal dari tanaman. Dengan cara mencoba-coba, secara empiris orang purba mendapatkan pengalaman dengan berbagai macam daun atau akar tumbuhan untuk menyembuhkan penyakit. Pengetahuan ini secara turun temurun disimpan dan dikembangkan, sehingga muncul ilmu pengobatan rakyat, sebagaimana pengobatan tradisional jamu di Indonesia.

Obat yang pertama di gunakan adalah obat yang berasal dari tanaman yang dikenal dengan sebutan obat tradisional (jamu). Obat-obat nabati ini digunakan sebagai rebusan atau ekstrak dengan aktivitas yang sering kali berbeda-beda tergantung dari asal tanaman dan cara pembuatannya.

hal ini dianggap kurang memuaskan, maka lambat laun ahli-ahli kimia mulai mencoba mengisolasi zat-zat aktif yang terkandung dalam tanaman sehingga menghasilkan serangkaian zat-zat kimia sebagai obat misalnya efedrin dari tanaman Ephedra vulgaris, atropin dari Atropa belladona, morfin dari Papaver somniferium, digoksin dari Digitalis lanata, reserpin dari Rauwolfia serpentina, vinblastin dan Vinkristin adalah obat kanker dari Vinca Rosea.

Baca Juga

Sejarah Perkembangan Farmasi

Pada permulaan abad 20 mulai dibuat obat-obat sintesis, misalnya asetosal, disusul kemudian dengan sejumlah zat-zat lainnya. Pendobrakan sejati baru tercapai dengan penemuan dan penggunaan obat-obat kemoterapetik sulfanilamid (1935) dan penisilin (1940). Sekitar tahun 1945 ilmu kimia, fisika dan kedokteran berkembang dengan pesat dan hal ini menguntungkan sekali bagi penyelidikan yang sistematis dari obat-obat baru.

Beberapa Penemuan baru menghasilkan lebih dari 500 macam obat setiap tahunnya, sehingga obat-obat kuno semakin terdesak oleh obat-obat baru. Kebanyakan obat-obat yang kini digunakan di temukan sekitar 20 tahun lalu, sedangkan obat-obat kuni ditinggalkan dan diganti dengan obat-obat modern tersebut.

0 Response to "Sejarah Perkembangan Obat "

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel