Obat Penisilin V : Pengertian, Kegunaan, Efek Samping, Dosis dll.

https://smkfarmasi.guruindonesia.id/
Obat Penisilin V  : Pengertian, Kegunaan, Efek Samping, Dosis dll.


A. Pengertian Obat Penisilin V

Nama lain dari Penisilin V adalah Fenoksimetil Penisilin. Penisilin V merupakan nama generik dan memiliki Nama Dagang saat ini yaitu Fenocin dan Ospen.

Golongan Penisilin merupakan Antibiotik pertama yang ditemukan dari Alexander Fleming tahun 1928 di London yang satu dekade kemudian dikembangkan oleh Florey untuk penggunaan sistemik dengan menggunakan biakan penisilium chrysogenum.

B. Kegunaan Obat Penisilin

Penanganan untuk tipe infeksi seperti Tonsilitis, otitis media, demam rematik, profilaksis, infeksi pneumokokus dan mencegah infeksi pembuluh jantung pada orang dengan masalah jantung

C. Mekanisme Kerja Penisilin


Penisilin merintangi/menghambat pembentukan sintesa dinding sel bakteri sehingga bila sel bakteri tumbuh dengan dinding sel yang tidak sempurna maka bertambahnya plasma atau air yang terserap dengan jalan osmosis akan menyebabkan dinding sel pecah sehingga bakteri menjadi musnah.

Resistensi
Pemakaian yang tidak tepat dapat menyebabkan bakteri terutama golongan Stafilococcus dan Bacteri Coli menjadi resisten terhadap penisilin.

Bakteri melindungi diri terhadap efek mematikan antibiotika dengan cara membentuk enzym β lactamase yang memecah cincin β lactam, sehingga kemampuan antibiotika membunuh bakteri hilang.

D. Spektrum Antimikroba

Penisilin V memiliki spektrum AM yang sama dengan penisilin G. Metisilin spektrumnya lebih sempit daripada penisilin G, karena tidak efektif sama sekali terhadap mikroba gram-negatif. Indikasinya hanyalah untuk mengatasi infeksi stafilokokus penghasil penisilinase.

E. Parameter Farmakokinetik Penisilin V

Cara Pemberian : Oral

Dosis : -

Bioavailabilitas oral (% dosis) : 49

Kadar puncak plasma (µg/ml) : -

Ikatan protein plasma (%) : 75

t 1/2 plasma (menit) : -

F. Efek Samping Penisilin

Efek samping dari penisilin alam maupun sintetik dapat terjadi pada semua cara pemberian, dapat melibatkan berbagai organ dan jaringan secara terpisah maupun bersama-sama dan dapat muncul dalam bentuk yang ringan sampai fatal. Frekuensi kejadian efek samping bervariasi, tergantung dari sediaan dan cara pemberian. Pada umumnya pemberian oral lebih jarang menimbulkan efek samping daripada pemberian parenteral.

REAKSI ALERGI
Reaksi alergi merupakan bentuk efek samping yang sering dijumpai pada golongan penisilin bahkan penisilin G khususnya merupakan salah satu obat yang sering menimbulkan reaksi alergi. Reaksi alergi yang sifatnya ringan sampai sedang berupa berbagai bentuk kemerahan kulit, dermatitis kontak, glositis, serta gangguan lain pada mulut, demam yang terkadang disertai dengan menggigil.

HEPATITIS ANIKTERIK
Dimulai dari gangguan fungsi hati oleh penisilin diperkirakan berdasarkan mekanisme reaksi imun pula dan dapat berkembang menjadi hepatitis anikterik.

REAKSI TOKSIK DAN IRITASI LOKAL
Pada manusia, penisilin umumnya tidak toksik. Banyak diantara reaksi yang digolongkan sebagai efek toksik terjadi berdasarkan sifat iritatif penisilin dalam kadar tinggi.

PERUBAHAN BIOLOGIK
Perubahan biologik oleh penisilin terjadi akbiat gangguan flora bakteri di berbagai bagian tubuh. abses dapat terjadi pada tempat suntikan dengan penyebab stafilokokus atau bakteri gram-negatif. Gejala pelagra, terutama pada bagian selangkangan dan skrotum, mungkin berhubungan dengan gangguan flora usus yang mengakibatkan defisiensi asam nikotinat.

G. Sediaan dan Dosis

Penisilin V (Fenoksimetil penisilin) tersedia sebagai garam kalium, dalam bentuk tablet 250 mg dan 625 mg dan sirup 125 mg/5 ml.

Penisilin isoksazolil terdapat sebagai sediaan oral(garam natrium) dalam bentuk tablet, kapsul 125 mg, 250 mg, dan 500 mg ; suspensi 62,5 mg/5 ml dan 125 mg/5 ml; bubuk kering 62,5 mg. Untuk pemberian parenteral juga sebagai garam natrium tersedia dalam vial 250 mg, 500 mg, dan 1 gram.

Yang dipasarkan di Indonesia adalah kloksasilin, dikloksasilin dan flukloksasilin, Dosis oksasilin, kloksasilin, dikloksasilin dan flukloksasilin adalah 4-6 x 250-500 mg/kg BB sehari (anak 50-100 mg/kg BB/hari). Untuk infeksi berat diberikan 8-12 g/hari dengan infus intermitten.

LIHAT JUGA ARTIKEL YANG TERKAIT


RPP PELAYANAN FARMASI KELAS XI SEMESTER GANJIL
RPP PELAYANAN FARMASI KELAS XI SEMESTER GENAP

0 Response to "Obat Penisilin V : Pengertian, Kegunaan, Efek Samping, Dosis dll."

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel